Yuk Simak Cara Beli Saham yang Mudah dan Praktis, Investor Pemula Wajib Tahu!

Dewasa ini, masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya investasi untuk masa depan. Dan saham menjadi salah satu instrumen investasi yang digemari oleh masyarakat millenials. Sayangnya, ternyata masih banyak pula yang tidak paham bagaimana cara beli saham. Tidak perlu khawatir, berikut sedikit penjelasan bagaimana caranya yang mudah dan praktis.

Cara Membeli Saham untuk Pemula

  1. Menentukan Perusahaan Sekuritas

Ketika anda ingin berinvestasi dengan membeli saham, maka yang pertama kali perlu anda lakukan adalah menentukan perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas tersebut adalah perantara jual beli saham. Perannya yaitu membantu melakukan pembukaan rekening pada BEI (Bursa Efek Indonesia) bagi para investor.

Dan dalam menentukan perusahaan sekuritas, sebaiknya pastikan bahwa perusahaan yang anda pilih sudah terbukti legalitasnya. Anda perlu memastikan bahwa perusahaan tersebut telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Lebih bagus lagi jika anda mencari tahu tentang latar belakang, manajer perusahaan, pemegang saham, dan terkait dengan pernah tidaknya perusahaan terkena kasus besar.

  1. Membuka Rekening Dana Nasabah

Cara beli saham berikutnya yaitu dengan membuka rekening dana nasabah. Karena anda tidak dapat melakukan transaksi saham tanpa memiliki rekening dana nasabah tersebut. Rekening dana nasabah atau RDN ini nantinya digunakan untuk membeli di pasar modal. Adapun yang perlu disiapkan untuk membuka RDN umumnya antara lain KTP dan NPWP bagi WNI, serta paspor bagi WNA.

Anda bisa membuka RDN tersebut di perusahaan sekuritas pilihan yang sudah mendapatkan pengawasan dari OJK. Isi formulir yang diberikan dengan semua informasi yang dibutuhkan. Biasanya anda juga akan diminta menyiapkan fotokopi bagian depan buku tabungan, sekaligus dua lembar materai. Setelah itu, anda bisa menyetor nilai minimal di bank sekuritas.

Perlu diketahui bahwa nilai minimal awal setoran di bank sekuritas tidak selalu sama, jadi tergantung perusahaan sekuritas yang anda jadikan pilihan. Namun umumnya saat ini banyak perusahaan menetapkan nilai minimal Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 3 juta. Anda bisa menggunakannya sebagai modal awal untuk membeli saham.

  1. Pilih Saham yang Ingin Dibeli

Setelah membuka rekening dana nasabah, maka anda bisa melakukan cara beli saham yang sesungguhnya. Karena RDN tersebut dapat digunakan untuk bertransaksi di pasar modal. Cara pembeliannya bisa dilakukan lewat aplikasi saham, umumnya perusahaan sekuritas menyediakan aplikasi tersebut.

Beberapa aplikasi seperti Ajaib, Bibit, Bions, dan lain sebagainya juga bisa digunakan untuk membeli saham. Saham yang disediakan pun sangat beragam dan bisa anda pilih sesuai keinginan. Namun pastikan anda membaca terlebih dahulu laporan keuangan dan pantai kinerja perusahaan sebelum memutuskan untuk membeli sahamnya.

  1. Pantau Pergerakan Pasar

Jika sudah memutuskan untuk membeli saham tertentu, maka tugas anda tidak berhenti sampai di situ. Namun anda perlu memantau pergerakan pasar agar mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menjual lagi saham tersebut. Dimana pergerakan pasar dapat dipantau melalui berita ataupun media sosial yang membahas mengenai harga saham.

Anda pun bisa mengikuti berbagai komunitas para investor agar tidak sampai ketinggalan berita terbaru. Umumnya cara beli saham oleh investor pemula sendiri dilakukan pada saat harganya turun, karena investor pemula lebih sering mengawali dengan modal relatif rendah. Dengan begitu, maka potensi kerugian juga dapat diminimalisir.

Demikian cara membeli saham yang mudah dan praktis. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, membeli saham bisa dilakukan secara mudah oleh siapa saja. Namun untuk mendapat keuntungan, pastikan anda melakukan analisis saham dengan baik dan jangan asal dalam memilih. Cek juga analisatrade untuk mengetahui langkah yang tepat dalam berinvestasi saham.